Kelemahan seksual pada wanita

Hal ini terjadi ketika ia kehilangan semua sensasi dan menjadi tidak mampu memainkan peran alaminya dalam hubungan seksual. Ini adalah ketidakmampuan untuk merasakan kenikmatan seksual atau hasrat untuk berhubungan seks. Wanita yang dingin secara seksual mengalami penyumbatan kapasitas emosionalnya; ia tidak lagi merasakan gairah, dan beberapa bahkan mengalami rasa sakit selama hubungan seksual.

Ini dapat dibandingkan dengan kelemahan seksual pria, karena pembuluh darah tidak lagi berfungsi dengan baik dan klitoris tetap tertarik ke dalam. Kelenjar tidak menghasilkan sekresi, dan lubang vagina tetap kering. Ia dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual dengan suaminya, tetapi tanpa gairah. Inilah yang membedakannya dari pria yang lemah secara seksual.

Yang lebih mengejutkan lagi adalah kepercayaan bahwa wanita memiliki kemampuan yang lebih rendah daripada pria untuk mencapai orgasme, padahal kenyataannya justru lebih tinggi. Satu-satunya perbedaan adalah wanita lebih lambat dalam memberikan persetujuan dan terangsang secara seksual.

Ketidaktahuan dan pengetahuan terbatas pasangan tentang seksualitas berkontribusi secara signifikan terhadap frustrasi seksual yang dialami banyak orang. Hal ini juga merupakan penyebab langsung perselisihan antara suami dan istri. Karena kedua pasangan membutuhkan kepuasan seksual dalam hubungan perkawinan, dan keharmonisan seksual membantu mencapai kepuasan ini, yang mengarah pada kenikmatan, suami harus mempelajari karakteristik dan kekhususan anatomi wanita. Ia harus mengenal organ ereksi dan sensitif, karena dalam kebanyakan kasus, wanita tidak sepenuhnya kehilangan sensitivitasnya; mereka hanya belum menemukan cara untuk mencapai orgasme.

Seorang wanita harus tahu bahwa solusi untuk apatisnya tidak hanya terletak pada suaminya; dia sendiri memainkan peran penting. Kenikmatan bersama adalah poin kunci yang perlu dipertimbangkan. Tidak ada yang lebih penting untuk kebahagiaan pernikahan dan kejantanan seorang pria selain pengetahuan wanita tentang seni bercinta. Karena klitoris adalah sumber gairah seksual bagi wanita, disarankan untuk menggunakan metode yang memungkinkan stimulasi langsung. Suami harus dengan lembut merangsang klitoris dalam waktu yang cukup untuk memastikan bahwa istrinya benar-benar terangsang dan siap untuk berhubungan seksual.

Orgasme:

Orgasme adalah puncak dari tindakan fisik hubungan seksual, mencapai klimaks alaminya. Pada saat-saat sebelum orgasme, ketegangan otot tiba-tiba meningkat ke tingkat yang secara fisik tidak terkendali tanpa hasrat seksual menguasai seluruh tubuh. […]

[Sebagian buku telah disunting agar tidak menyinggung perasaan pembaca muda kami]

Oleh karena itu, orgasme bukan hanya salah satu rahasia ciptaan Allah, tetapi juga hasrat maskulin dan feminin, yang diredakan setelah hubungan seksual tetapi tidak pernah sepenuhnya padam. Dengan demikian, hubungan seksual adalah tindakan pelemahan, bukan tindakan penjenuhan. Kepuasan bergantung pada persetujuan pria dan wanita mengenai dorongan rayuan dan ketertarikan satu sama lain, dalam pikiran terbuka yang bebas dari hambatan atau rintangan.

Penyebab dan solusi untuk ketidakmampuan mencapai orgasme

1- Ketidaktahuan:

Kebanyakan wanita lebih tahu tentang mesin cuci mereka daripada alat kelamin mereka, karena jarang ditemukan wanita yang memahami seluk-beluk seks dan keinginan suaminya. Pada kenyataannya, menempatkan segala sesuatu pada tempatnya yang semestinya akan menghidupkan kembali hubungan pasangan dan mengatasi kelemahan seksual yang seringkali hanya dibayangkan, memungkinkan mereka untuk menikmati kehidupan intim yang patut dikagumi.

2- Rasa Takut:

Ini adalah hambatan psikologis berbahaya yang dapat merusak kesehatan seseorang dan tentu saja kehidupan seks mereka.

Pengantin wanita muda, yang mendekati ranjang pernikahan dengan rasa takut dan ragu-ragu, tidak akan mengalami kenikmatan seksual, dan rasa sakit yang mungkin dirasakannya selama pengalaman seksual pertamanya dapat membuatnya percaya bahwa rasa sakit itu berasal dari hubungan seksual itu sendiri, sehingga mencegah pelumasan vagina dan membuat hubungan seksual menjadi lebih sulit. Semakin seorang wanita takut akan rasa sakit, semakin besar kemungkinan ia akan mengalaminya.

Rasa takut ini wajar, tetapi jangan sampai menguasai dirinya. Yang dibutuhkan seorang wanita saat berhubungan seks adalah relaksasi. Kenikmatan, terutama bagi wanita, adalah aspek terpenting dari cinta, tetapi rasa takut menghancurkan cinta itu. Oleh karena itu, ketika seorang wanita menyerahkan dirinya kepada suaminya dengan cinta dan hasrat, ia tidak memberi ruang bagi rasa takut, sehingga mencegah rasa sakit.

3- Inersia:

Ada banyak wanita yang pasif selama hubungan seksual; terkadang ketidaktahuan dan terkadang rasa takut membuat mereka berbaring telentang agar suami mereka dapat menikmati mereka.

Seorang wanita harus memahami bahwa seks adalah olahraga yang membutuhkan dua pemain. Oleh karena itu, ia harus aktif dan berpartisipasi dengan menunjukkan posisi dan gerakan yang membangkitkan gairahnya dan membawanya mencapai orgasme. Karena, dalam kebanyakan kasus, ketidakaktifannya, terlepas dari semangat suaminya atau metode yang digunakannya untuk membangkitkan gairahnya, akan mencegahnya mencapai orgasme. Cukup dengan memahami bahwa gairah seksual dan kenikmatan selama hubungan seksual adalah kunci untuk hubungan seksual yang lebih memuaskan sudah cukup.

Oleh karena itu, menjadi jelas bahwa peran wanita, melalui partisipasinya dalam hubungan romantis, bermanfaat bagi dirinya dan suaminya. Satu-satunya sensasi yang memberikan kesenangan lebih kepada pria daripada ejakulasi adalah perasaan puas yang dialaminya setelah partisipasi istrinya yang menggairahkan dan penuh kasih sayang, yang menunjukkan betapa berartinya dia bagi istrinya.

Laisser un commentaire